Teks Syair Dakwah dan Puisi Kehidupan Kiai Mbeling Episode 26: Bahasa Bapakku Bagian ke 1


Puisi Kehidupan Bahasa Bapakku --Tangkapan Layar YouTube Kiai Mbeling

JAYATI KEDIRI- Kutipan lengkap teks Syair Dakwah dan Kehidupan" >Puisi Kehidupan karya dari Kiai Mbeling episode ke-26, dengan judul Bahasa Bapakku bagian pertama.

Pada syair dakwah dan puisi kehidupan episode ke-26 tersebut, Kiai Mbeling membagi bait puisinya menjadi dua bagian.

Dimana dalam episode ke-26 bagian ke-1 tersebut, Kiai Mbeling bercerita tentang Perjalanan Hidup dan kehidupan diwaktu masih kecil atau anak-anak.

Dimana dalam bait syairnya Kiai Mbeling menceritakan ayahnya, ibunya serta kesehariannya yang harus berjualan kue setiap hari setelah pulang sekolah.

Dikutip dari channel YouTube Kiai Mbeling, berikut kutipan lengkap teks syair dakwah dan puisi kehidupan episode ke-26 yang berjudul Bahasa Bapakku bagian ke-1.

(BACA JUGA:Teks Syair Dakwah dan Puisi Kehidupan Kiai Mbeling Episode 25: Kupejamkan Mataku)

"Bahasa Bapakku"

Dulu aku tinggal bersama bapak dan ibuku...

Disebuah kampung yang terpencil...

Bapakku setiap hari... mencangkul ditegalan

Itupun dari sewa...milik tetangga

Setiap hari aku sekolah...

Sehabis sekolah...aku pulang

Dan menjual jajan dari hasil gorengan ibuku...

Aku keliling kampung didesaku...untuk menawarkan jajananku

"Jajan...jajan...siapa yang mau beli jajan"

"Ini mumpung masih hangat..."

Setiap hari aku teriakan daganganku itu...

Setelah pulang...dari jualan jajan itu

Kakiku sakit sekali...

Lelah...

Ayahku menghampiriku lalu berkata...

"Kamu lelah ya...?"

Aku jawab, "Iya pak"

Bapakku tersenyum sambil menggunakan bahasanya...

"Nikmati lelahmu dengan begitu kau akan Bahagia..."

(BACA JUGA:21 Kata Kata Romantis yang Bisa Dikirimkan Sebagai Ungkapan Cinta Terhadap Pasangan )

Waktu itu... terus berlalu

Pada saat libur sekolah...aku diajak bapak ke tegalan

Untuk membantunya mencangkul...

Biar bisa ditanami...dari hasil tanaman itu nanti kita jual ke pasar

Dan memperoleh uang untuk keperluan sehari-hari...

Pada saat mencangkul itu keringatku tumpah... membanjiri tubuhku

Bapakku melihat...lalu mendekatiku

Lagi lagi bapakku tersenyum...sambil berkata

"Kau lelah ya...?"

Aku berkata, "Iya pak"

Keringatku membanjir, menyirami seluruh tubuhku...

Bapakku berkata...

Nikmati kucuran keringatmu itu...

Karena dengan itu...kamu akan bahagia

(BACA JUGA:Contoh Kata Kerja Pasif Lengkap dengan Pengertian, Ciri Ciri dan Contoh Penggunaannya dalam Kalimat)

Hari terus berlalu...

Pekerjaanku sehabis sekolah...jualan jajan keliling

Mengitari...Desa terpencil ku

Berjalan kaki terus aku tawarkan dagananku...

Dari rumah ke rumah aku hampiri...siapa tahu ada yang mau beli jajanku

Lalu aku pulang...

Dari perjalanan pulang itu...aq sudah merasa lelah sekali

Sesampainya di rumah aku hitung lalu uangnya aku berikan ke Ibuku...

Bapakku lagi-lagi bertanya..."kamu lelah ya"

Aku jawab, "Iya pak"

Bapakku tersenyum... sambil berkata

"Nikmati lelahmu... dengan begitu kau akan bahagia nak

Aku berkecamuk dalam pikiranku...

Aku tak mengerti apa yang disampaikan oleh bapakku...

Bahasa yang terus menerus diulang saat aku lelah...aku kucurkan keringat ku

Bapak akan selalu bilang..."Nikmati maka kau akan bahagia"

(BACA JUGA:Contoh Kata Katerangan Lengkap dengan Pengertian, Karakteristik dan Macam macamnya)

Hari bertambah hari...bulan bertambah bulan...tahun bertambah tahun

Aku masih tetap berkumpul dengan keluarga ku...

Bapakku...ibuku...adeku...dan kakakku

Aku terus sekolah sehabis sekolah akupun tetap jualan jajan...

Yang menggoreng ibuku dan bapakku dari tegalan selepas mencangkul...

Bapakku jualan es keliling...memakai sepeda bututnya

Dan sepeda itu pula...yang aku buat untuk sekolah

Demikianlah kutipan lengkap teks syair dakwah dan puisi kehidupan karya Kiai Mbeling episode ke-26, yang berjudul Bahasa Bapakku bagian ke-1.

Semoga setiap makna dari bait syair dan puisi Kiai Mbeling, dapat menambah wawasan dalam menapaki perjalanan hidup dan kehidupan.

(BACA JUGA:4 Contoh Kata Sambutan mulai dari Ketua Panitia, Ketua Organisasi, Pimpinan Lembaga serta Acara Reuni)

 

(JK)

`
Kategori : Hiburan