Turun Hingga 100 Persen, Inilah yang Sebenarnya Terjadi pada Jatuhnya Terra LUNA


Terra Luna-Terrafarm labs-Terra.money

JAYATI KEDIRI - Stablecoin seharusnya memiliki harga yang stabil. Stablecoin yang pada umumnya dipatok dengan komoditas seperti emas, real estate, atau US dollar, agar harganya tetap sabil. 

Namun, apa yang terjadi pada stablecoin TerraUSD (UST) yang harusnya stabil dipatok dengan dollar justru harganya turun hingga 82% dan kenapa coin Luna juga turun hingga 100%? Dilansir dari beberapa sumber, mari kita bahas cara kerjanya.

(BACA JUGA:Mantan Karyawan Terraform Labs Ungkap Dalang Dibalik Hacurnya Terra)

Sebelumnya, kita bahas dulu apa itu Luna dan UST. Luna (LUNA) dan TerraUSD (UST) adalah dua native token dari blockchain Terra yang didirikan oleh Do Kwon. 

TerraUSD (UST) adalah stablecoin, yang nilainya stabil karena harganya dipatok dengan komoditas atau mata uang. Seperti Binance USD (BUSD), 1 BUSD = 1 US Dollar.

Namun yang membuat TerraUSD (UST) berbeda adalah harganya tidak dipatok oleh aset nyata seperti komoditas atau mata uang, melainkan distabilkan menggunakan algoritma minting dan burning melalui smart contract.

(BACA JUGA:Pasar Kripto Hancur! Bitcoin Capai Level Terendah Tahun Ini, Terra Anjlok Hingga 99,59 Persen)

`
Kategori : Ekonomi Internasional